Make your own free website on Tripod.com


~LIRIK LAGU-LAGU PILIHAN~

ARTIS SOLO

BAYANGAN

AISHAH

TERKENANG SAAT YANG INDAH
WAKTU KITA BERSAMA
BERTEDUH DIBAWAH SATU BUMBUNG
KAU BUKA JALAN BAHAGIA
PADA JIWA TERBIAR LUKA
KAU MEMBERI
KEKUATAN DALAM KEPAYAHAN
DISAAT KU MENCARI ARAH HIDUP
TIAP WAKTU DIKAU MEMAYUNGIKU
TERPESONA DIBWAH GEDUNGNYA..OH..OHH..
BAYANGANMU....
DAN AKU BAGAI TERLUPA
BAHAWA TAKDIR YANG ESA
SEMUA TELAH DIRENCANA
KAU PERGI DALAM SEKELIP MATA
UNTUK SELAMA-LAMA..OH..OH...
BERSEMADI
DISAAT KU MASIH AMAT MEMERLU
KEHARUMAN CINTAMU YANG SATU
APA DAYA INI TAKDIRNYA SEMUA
DAN YANG TINGGAL DIRI KU BERSAMA
BAYANGAN
NAMUN PUN BEGITU KAU TETAPKAN WUJUD
DALAM JIWA KU BERSEMI
TAK PERNAH LARI
KENANGAN LALU
KUBAWA BERSAMAKU
MERINDU.....OH...OH
BAYANGMU DIKALA SEPI MENDATANG
TAK DAPAT KU MENAHANKAN
AIRMATA KERINDUAN
SEMANGAT MU
TERAS BERSAMAKU
WALAU KITA TEREPISAH DIDUNIA
SENYUMMU KINI JADI TANGISKU
TIAP HARI WAKTU KU MENCARI OH.. OH..
KU HULUR DOA BUAT MU
ABADILAH DISANA..OH..OH
SEJARAHMU YANG GEMILANG
BERSAMAKU
BAYANGAN..BAYANGANMU..
BAYANGAN.......

Getaran Cinta Di Jiwa

Liza Hanim
 

Di hatiku cinta berbunga
Dan rinduku seharum bunga
Setiap detik kini nyata
Hanyalah dirimu sayang

Namun jauh di sudut hati
Mungkinkah kau daku miliki
Tak sanggup aku bersendiri lagi
Kehilanganmu oh! kasih
Tak sanggupku menghadapi
Tuhan sesungguhnya

Kau lebih mengerti
Pedih... menyaksikan dikau dan dia
Pilu... airmata kasih mengalir di pipi
Hampa... impianku luka berdarah

Mana harusku bawa hati yang kecewa
Tak sanggup kehilanganmu
Walau itu hanya dalam mimpiku
Dengarkanlah oh sayang bicaraku

Sesungguhnya ku menyintaimu
Ku luahkan perasaanku
Yang terpendam di dalam kalbu
Ku tulis lagu
Dengarkanlah getaran cinta di jiwa
Seandainya dikau mengerti
Katakanlah pada diriku
Siapakah yang ada di hatimu

Telah sekian lamanya
Kau bertakhta dalam jiwa
Setiap ketika rinduku untukmu

PANGGILAN RINDU

AISHAH

KENAPA
MATAKU TAK TERPEJAM
WALAU
MALAM TELAH BERAKHIR
MENUNGGU
PANGGILAN RINDUMU
MERDU SUARAMU
MENIKAM KALBU

**
SAMPAI BILA
AKU HARUS MENANTI
DALAM RINDU YANG DALAM
TAK BERTEPI
ADAKAH TITIK CAHATA
DIHATI
MENERANGI JALAN
HIDUPKU NANTI..
(HIDUPKU NANTI..)

WAKTU PUN
TELAH BERLALU
AKU TIBA
KEPENGHUJUNG HIDUPKU
NAMUN DUKA YANG
KU TANGGUNG INI
MASIH JUA
IA DISITU

ULANG ** 2X

AKU TETAP AKU -- Shima

Aku tetap di sini selalu
Di dalam susah di dalam senang
Aku tetap menyayangi diri mu
Begitulah pegangan ku
Biar apapun melanda
Aku tetap diriku bagai dulu

Aku tetap insan yang kau kenali
Kasihku tak berbelah bagi
Aku tetap memberi yang termampu
Sepenuh jiwa raga ku
Tiada yang lebih bahagia
Bila aku melihat kau gembira

* :
Diduga diuji
Tiada sekali-kali aku mengalah
Berundur pergi
Biar apa terjadi
Ku tetap percaya
Kasih pada mu
Kasih yang satu
Ku tetap aku

Tak ingin aku
Melihat kau derita
Tak sanggup aku merasakannya
Biar hebat dugaan yang mencabar
Aku tidak pernah gentar
Oh....

( Ulang Rangkap *)

Biar apa terjadi
Kasih yang satu
Ku tetap aku

CINTA HANYA SANDARAN
-- Siti Nurdiana

Bagaikan cahaya lilin
Menerangi gelap malam
Takkan berubah arah
Kekal setia menanti
Walau akhirnya membakar diri

Mentari terbit pagi
Diiringi hujan gerimis
Senyum diukir hanya lindung luka di hati
Cinta disemi tak berhaluan kini

* :
Ku pertaruhkan hati pada cinta tak keruan
Mungkin cinta ku ini sekadar hanya sandaran
Ku sangka redup kasih ku tiap waktu
Namun dibakar dusta mu
Ku sangka salju rindu ku tiap waktu
Namun apa daya terhempas jua
Ku semadikan rindu ku pada mu

** :
Pergilah oh kekasih
Pergilah Oh sayang ku
Mungkin telah ditentukan Tuhan
Antara kita tidak tertulis
Untuk bersama... Oh...oh...

( Ulang Rangkap * dan ** )

( Lagu : Adnan Abu Hassan - Lirik : Hani MJ )

HATI INI TELAH DILUKAI
 -- Kris Dayanti

Semalaman
Terkenangkan diri mu
Mengalir airmata ku
Membasahi pipi
Mengapa kau
Sanggup meninggalkan diri ku
Sedangkan kau tahu
Perasaan ini

* :
Kau berjanji
Akulah kekasih mu
Sanggup ku singkirkan semua cinta yang lalu
Tidak ku duga ini akan terjadi
Kata perpisahan yang kau pinta

** :
Biarkanlah
Biarkan aku hidup sendirian
Tak ingin ku mengenangkan
Kisah lama
Biarkanlah
Biarkan aku hidup sendirian
Kerana hati ini telah dilukai

( Ulang Rangkap *, ** )

HATI YANG TERLUKA
-- Broery Marantika

Kan ku cari jalan yang sunyi
Untuk menghindar diri dari mu
Ku berjanji di dalam hati
Tak kan lagi ku menjumpai mu

Di tengah nya kabut bermandi embun pagi
Dingin membuat hati ku membeku

kau yang telah membuat luka di hati ku
kau yang telah membuat janji-janji palsu
Kau yang selama ini aku sayangi
Kau merubah cinta ku jadi benci

Di tengah nya kabut bermandi embun pagi
Dingin membuat hati ku membeku
kau yang telah membuat luka di hati ku
kau yang telah membuat janji-janji palsu
Kau yang selama ini aku sayangi
Kau merubah cinta ku jadi benci

( Lagu : A. Riyanto - Lirik : A. Riyanto )

Rindu Bertandang Lagi—Hattan
 

Rindu bertandang lagi kekasih
Hatiku merintih keranamu
Kesunyian yang mencengkam
Dilautan kenangan
Ajaibnya perasaaan….

Rindu membawa daku kekasih
Pada musim-musim bersamamu
Rasa kasih dan rindu
Yang tertanam buatmu
Dijambangan usiaku

Waktu memisahkan aku denganmu
Kemanisan bersatu dalam sebuah rindu
Kini saat indah menjadi sejarah
Dan musimpun berlalu bersama waktu
Kini bertemankan sebuah perasaaan
Rasa kasih, rasa rindu padamu

Rindu bertandang lagi dihati
Rindu menghampiri kala sunyi
Dihalaman hidupku
Yang kosong tak terisi
Sungguh lama dikau pergi…..

Sedalam Mana Cintamu
:   Safura

Kau berjanji akan masih seperti dahulu
Mencintai menyayangi ku dengan sepenuh hati
Dalam hujan dan kemarau kau lindungi aku
Belum puas ku kecapi hangat kasih mu
*   Sejak engkau pergi dulu
Kembalikan belaian jiwa ku
Moga cinta bercahaya selamanya

Sedalam mana cinta mu
Hingga sanggup melukakan hati ini
Di kala aku rindu
Kasih sayang mu di sisi ku hingga akhir nanti
Pulangkanlah bintang siang dan malam ku
Lepaskanlah sengsara ini

Katakanlah engkau menjadi milik ku
Berjanjilah hilangkan resah ku
*   Sejak engkau pergi dulu
Kembalikan belaian jiwa ku
Moga cinta bercahaya selamanya

Tenda Biru   :   Desy Ratnasari

Tak sengaja lewat depan rumahmu
Ku melihat ada tenda biru
Dihiasi indahnya janur kuning
Hati bertanya pernikahan siapa

Tak percaya tapi ini terjadi
Kau bersanding duduk di pelaminan
Airmata jatuh tak tertahankan
Kau khianati cinta suci ini

*   Tanpa undangan , Diriku kau lupakan
Tanpa utusan . . . Diriku kau tinggalkan
Tanpa bicara . . . Kau buat ku kecewa
Tanpa berdosa . . . Kau buatku merana
Ku tak percaya . . . Dirimu tega
Nodai cinta . . . Khianati cinta

Dihari Persandinganmu

Penyanyi: Yunizar Hossein

Dalam sepi kuterbayang
Wajahmu bermain di mataku
Lantas bercucuran air mata
Berlinangan di pipiku
Mengenangkan peristiwa
Di suatu masa kita berdua
Bermesra dan saling menyinta
Namun perpisahan akhirnya
Betapa sedih betapa pilu
Melihat kau berdua disitu
Bersama duduk diatas takhta
Di hari persandinganmu
Burung-burung pun turut berkicau
Menyanyikan lagu indah
Sanak saudara sekelian yang ada
Semua turut gembira
Selamat kuucapkan padamu
Semoga kau bahagia dengan pilihanmu
Selamat kupinta izin pergi dahulu
Membawa diriku kealam baru
Selamat wahai pengantin baru
Semoga bahagia keanak cucu
Selamat tinggal oh sayangku

Nurani

Penyanyi: Eisya

Dikala malam sepi bila ku sendirian
Kisah yang silam datang menjelma
Walaupun semuanya telah berlalu
Tapi tetap segar didalam ingatanku
Bila ku kenang masa yang lalu
Airmataku membasahi pipi
Angin nan malam teman sejati
Untuk mengubati hatiku rindu
Padamu..
Nurani.. Kau lambang cintaku
Oh.. Nurani
Namamu sentiasa dihatiku sayang
Masih segar dalam ingatanku
Dihari pernikahan kita
Kucium tanganmu dan kau mengucup dahiku
Kuterasa sungguh bahagia
Kerana dapat hidup bersamamu
Moga kasih sayang kita
Kekal untuk selamanya
Tapi sedikit tak ku duga
Ia hanya sebentar saja
Kasih yang diikat terlerai juga
Semasa kepulanganmu
Kau ditimpa bencana
Kau tinggalkan diriku
Untuk selama-lamanya
Nurani..Nurani.. Nurani..
Oh sayangku

Yang Terindah Hanyalah Sementara
Erra Fazira

Setinggi seluas gunung dan lautan
Sejuta harapan dipertaruhkan
Beronak berliku jalan kulalui
Selagi berupaya ku teruskan

Alangkah sukarnya memadam bayangan masa silam
Di dalam keberanian terusik jua perasaan
Tidak hentinya memanjang dan semoga jiwa ini terus tabah

Sesungguhnya saat yang terindah hanyalah sementara
Yang terpahat di dalam diri hanya kenangan dan nestapa

Tak rela ku turutkan hati
Menyesali apa yang terjadi
Andainya begitu suratan yang tertulis diazali

Biarlah walaupun ku sepi
Sedih pedih dikhianati
Aku kan tetap terus mengorak langkah perjalan ini

Cinta Tak Kenal Siapa
:   Aris Ariwatan
 

Tidak salah rasanya
Andai ku memuja
Anggun di wajahmu
Kerna hati ini dah tertawan

Cinta tak kenal siapa
Hadir tanpa dipaksa
Walau berkecai badan
Melepaskanmu aku rela berputih tulang

Dan tak sanggup aku lihat
Engkau dipimpin oleh insan lain
Dan tak sanggup aku dengar
Tentang keburukanmu

Hendak ku hampirimu
Untukku luahkan semuanya
Sayangnya lidah ku kelu
Apa lagi harus ku perbuat
Agar kau mengerti maksud tersirat

Maka terpaksalah aku melepaskan
Apa yang telah tersimpan sekian lama
Aku cinta kamu aku perlukanmu
Untuk mengisi ruang kekosongan
Kau merenung bersahaja
Lalu tersenyum tanda rela

Ke marilah kekasih
Tak perlu kau menoleh
Aku di depanmu bukanlah bayang
Ku ingin cipta sejarah
Sejarah indah denganmu

Jeslina Hashim

Ku Intai Cinta Dalam Rahsia

( 1 )
Berbisik di dasar hati
Bertanyakan pada diri
Tentang 'kasih
Tentang cinta

Haruskah aku menanti
Haruskah tangan ku ini
Menggapai hanya
Ilusi mimpi

( bridge )
Putusnya di dalam hati
Tak mungkin bercantum lagi
Ku intai cinta dalam rahsia
Dan airmata

( korus )
Mereka sering berkata
Cinta itu milik kita
Tapi mengapa kau enggan
Ucapkan cinta

( ulang 1, bridge, korus, korus, korus )

Erra Fazira

Pasrah

Ingin ku sendiri
Meniti hari
Kala sunyi
Yang melanda sepi
Alam bisu
Bagaikan mengerti
Berakhirnya sebuah memori

Ingin ku melangkah
Membawa diri
Kerna cinta
Yang dikhianati
Luka rasa untuk menghadapi
Pengorbanan tidak dihargai

( korus )
KINI AKU... PASRAH
DENGAN SEGALANYA
KEPEDIHAN ITU
MASIH TERASA
APAKAH SALAHKU
APAKAH DOSAKU
TUHAN BERILAHKU PETUNJUKMU
REDHA DENGAN KEHENDAKMU
CUKUP KALI INI
KAU MENYAKITI
BERULANGKALI
TAK USAHLAH KEMBALI
DENGAN RELA HATI
MELEPAS KAU PERGI...

Ingin ku sendiri
Meniti hari
Kala sunyi
Yang melanda sepi
Alam bisu
Bagaikan mengerti
Berakhirnya sebuah memori

Menghitung Hari   :
Kris Dayanti

Menghitung hari . . . Detik demi detik
Masa ku nanti apakah arah
Jurang cerita kisah yang panjang
Menghitung hari . . .

Padamkan saja kobar asmaramu
Jika putik itu takkan padam
Yang aku minta tulus hatimu
Bukan puitis

*   Pergi saja . . . Cintamu pergi
Bilang saja . . .  Pada semua
Biar semua . . . Tahu adanya
Diriku kini sendiri

Padamkan saja kobar asmaramu
Jika putik itu takkan padam
Yang aku minta tulus hatimu
Bukan puitis

*   Pergi saja . . . Cintamu pergi
Bilang saja . . .  Pada semua
Biar semua . . . Tahu adanya
Diriku kini sendiri

Oh . . . . .
Pergi saja . . . Cintamu pergi
Bilang saja . . .  Pada semua
Biar semua . . . Tahu adanya
Diriku kini sendiri . . .
Diriku kini . . . .
Sendiri . . . . .

Ku Idamkan Rindu
Liza Hanim
 

Keegoanmu . . . Makin tak tertahan
Makin tak terutus
Makin tak terluah
Kerana dirinya . . . Aku pun terluka
Oleh amarahmu
Sering salah sangka

Kesilapanku . . . Asyik kelihatan
Asyik kedengaran
Asyik kau ulangkan
Sehingga pedihnya . . . Cinta yang membara
Namun masih aku pertahankan

*   Untuk hidup bersamamu
Ku impikan bahagia
Untuk hidup bersamamu
Ku idam rindu setia
Sebaiknya kasih sayang kita
Gemerlapan di dalam jiwa
Sebelum menjadi . . . Lautan bara

Kasih sayang . . . Rindu dendam
Suburkanlah . . . Dalam taman hati
Kembalikan . . . Nuraniku
Yang pincangnya . . . Milik aku

*   Untuk hidup bersamamu
Ku impikan bahagia
Untuk hidup bersamamu
Ku idam rindu setia
Sebaiknya kasih sayang kita
Gemerlapan di dalam jiwa
Sebelum menjadi . . . Lautan bara

Kasih sayang . . . Rindu dendam
Suburkanlah . . . Dalam taman hati
Kembalikan . . . Nuraniku
Yang pincangnya . . . Milik aku

Kesilapanku . . . Asyik kelihatan
Asyik kedengaran
Asyik kau ulangkan
Sehingga pedihnya . . . Cinta yang membara
Namun masih aku pertahankan
Keranamu . . . . .

Ruth Sahanaya

Keliru

Di lubuk hatiku tersimpan
Ada rasa bimbang
Yang enggan ku ceritakan
Ternyata baru ku sadari
Sirnanya hatimu
Yang engkau simpan untukku

( korus 1 )
Aku cinta kepadamu
Aku rindu di pelukmu
Namun ku keliru
Telah membunuh
Cinta dia dan dirimu
ohhhh....

Oh... Tuhan
Maafkan diriku
Telah melangkah lubuk
Memberi bimbang di hatinya
Kutahu
Engkau telah berdua
Tak mungkin kurasa
Melepas kasih antara kita

( korus 2 )
Aku cinta kepadamu
Aku rindu di hatimu (di pelukmu)
Namun ku keliru
Telah membunuh
Cinta dia dan dirimu

( korus 3 )
Aku cinta kepadamu
Aku rindu di pelukmu
Ingin ku akhiri
Yang telah terjadi
Lamunan membawamu kembali

Engkaupun keliru
Menilai erti cinta kita
Yang kau kira selamanya

( ulang korus 2 & 3 )

Namun ku keliru
Telah membunuh
Cinta dia dan dirimu

( ulang korus 3 )

Sheila Majid

Ku Mohon

Setiap hari kumohon
Agar Kau sentiasa
Memberiku ketenangan dalam hati... kekuatan
Menempuh segala dugaan yang mencabar ini
Pasti punya ertinya
Engkau beriku harapan
Menjawab segala persoalan
Hadapi semua dengan tenang

Dengan merasa kesyukuran
Ku doa Kau selalu
Mengawasai gerak-geriku
Berkatilah ku penuh rahmat dari Mu

( korus )
Oh Tuhan terangkan hati dalam sanubariku
Untuk menempuhi segala cabaran dalam hidup ini
Oh Tuhan ku berserah segalanya kepadamu
Agar jiwaku tenang dengan bimbingan Mu selalu

Ada kalanya ku merasa hidup ini seperti kaca
Jikalau tidak bersabar
Hancur berderailah akhirnya
Tabahkanlah hatiku
Melalui semua itu... Ooh...
Kuatkanlah
Cekalkanlah diriku

( ulang korus )

Curahkanlah nikmat Mu pada hidupku

Suatu Masa---M. NASIR

Bagaimana kan ku mula dan apakah kata-kata
yang indah untuk diabadikan
Tiap wajah berkisah tiap madah bererti
manakah ilhamku

Cahaya di matamu senyum di bibirmu
mengukir seribu tanda pertanyaan
Mungkinkah kau jua dalam kerinduan
disaat begini aku merindukanmu

Berhelai-helai surat terbiar di depanku
tak dapat aku utuskan
Kuramas semua dan kubuangkan jauh
dari pandangan

Lalu aku kesal kukumpul semula
Tak dapat kukatakan apa yang kurasa
Jika engkau tahu di dalam hatiku
mungkinkah kau sahut jeritan batinku

Dengarkanlah panggilanku
Dengarkanlah lagu untukmu
Angin lalu kau sampaikan
rasa rindu yang membara kepadanya

Warna-warna cintaku kian pudar bersama
malam yang gelap gelita
Entahkah kau rasakan apa yang aku rasa
atau kau tak indah

Tapi kupercaya semua telah tertulis
dan niat suciku tak kan disiakan
Dan di suatu masa dihari yang indah
kuhulur tanganku lalu kau terima